Rumah Sepatu,Paling Unik dan Menarik diKota Medan

By Setya50   Posted at   13:34   SaLam Binjai Community No comments
keunikan rumah sepatu medan inspirasi dari kota mumbai india
Rumah Sepatu yang unik,berada di jalan Adi Sucipto ,Karang sari  Kota Medan

salamsumu.blogspot.com
Pernahkah teman-teman melihat rumah unik seperti gambar diatas?
Jika sudah pernah,mirip tidak dengan rumah sepatu yang berada di Kota Mumbai India ?
Jika belum,ayo lihat rumah unik ini di Kota Medan ,tepat nya dijalan Adi Sucipto yang di beri  no.13 ,Karang Sari,Medan Polonia. Atau 400 meter dari Sekolah SMA Negeri 2 Kota Medan.

Berawal dari informasi dari mas vicky agus ardi yang penasaran dengan Rumah Sepatu ini. Akhirnya tanggal 13 Januari 2016 kami mengunjungi Rumah tersebut. Sempat mencari-cari akhirnya kami bisa melihat langsung rumah yang sangat unik dan menarik ini. Dari tepi jalan raya kami pun terkagum melihatnya,dan berkata dalam hati "ada ya,rumah unik seperti ini". Sampai didepan pintu gerbang ,kami pun menunggu sampai ada seorang ibu-ibu berkata kepada kami, Silahkan masuk. Kami pun membuka gerbang pintu tersebut.



bentuk unik rumah sepatu yang seperti sepatu boot
Keunikan rumah ini adalah bentuknya yang seperti sepatu boot
Sampai di depan Rumah Sepatu ini kami pun langsung ambil handphone untuk mengabadikan moment saat disini. Setelah itu kami pun mencari yang punya rumah namun sayang tidak ada. Kemudian ibu-ibu itu yang diketahui bernama ibu Maulana pun mengatakan kepada kami, yang punya rumah lagi diluar negeri.

Karena tidak ada yang punya rumah ,kami pun bertanya kepada ibu maulana yang kebetulan masih punya hubungan keluarga. Diceritakanlah kepada kami bahwa pemilik Rumah Sepatu ini bernama Bapak Yusuf Sukartara. Beliau dahulu adalah Atlet Nasional Sepeda dari Sumatera Utara. Setelah tidak menjadi atlet beliau ingin berkeliling dunia. Ketika sampai di India bapak Yusuf pun melihat dan terinspirasi dengan Rumah Sepatu yang ada di Kota Mumbai India. Dari saat itu beliau bertekad untuk membangun rumah yang mirip dengan sepatu tersebut suatu saat nanti.


rumah sepatu bapak yusuf sukartara
Tekad bapak YUSUF SUKARTARA untuk membangun rumah sepatu ini terwujud
Dan akhirnya bulan februari 2015 lalu, beliau berhasil membangun rumah unik ini ungkap ibu maulana. Dan setiap akhir pekan pun rumah ini ramai di kunjungi  orang. Apalagi dengan keramahan dan kesederhanaan bapak Yusuf. Semakin banyak yang berkunjung untuk kesini hingga wisatawan asing .

Darisini kita bisa melihat bahwa dengan tekad yang kuat,kita bisa mewujudkan apa yang kita inginkan. Dan dengan keramah-tamahan apa yang kita capai dapat dibagi dengan banyak orang.

SaLam Lestari...
SBC (SaLam Binjai Community)

Mesjid Azizi,Ikon Wisata Kota Tanjung Pura Langkat

By Setya50   Posted at   03:30   wisata religi No comments

salamsumu.blogspot.com

Taukah anda Mesjid Azizi? Jika anda bertempat tinggal di Kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara maka anda tak asing lagi dengan mesjid yang satu ini. Mesjid ini terletak di Jantung Kota Tanjung Pura yaitu di tepi  Jalan  Lintas Sumatera (JALINSUM) Timur yang menghubungkan Kota Medan dengan Kota Banda Aceh.

Mesjid Azizi dibangun pada tahun 1899 masehi dimasa kepemimpinan Sultan Musa Al Muazzamsyah. Ketika proses pembangunan mesjid ini berlangsung Sultan Musa pun wafat, sehingga pembangunan Mesjid Azizi ini sedikit terkendala dan masih semi permanen. Setelah itu pembangunan  dilanjutkan oleh putera beliau yang bernama Sultan Abdul Aziz Djalil Rachmatsyah dan di selesaikan  pada tahun 1902 masehi  menjadi bangunan permanen hingga seperti saat ini. Nama Mesjid Azizi sendiri diambil dari nama Sultan Abdul Aziz.

Arsitektur Mesjid Azizi mirip dengan Mesjid Raya Al Mashun di Kesultanan Deli di Kota Medan. Itu terlihat dari gerbang depan mesjid ini dan juga bentuk kubah nya. Kesan indah juga terlihat dari ukiran-ukiran khas melayu yang dibuat disisi kubah dan bentuk mesjid yang memiliki perpaduan timur tengah dan india.

Pada tanggal 9 mei 2015 tim SaLam Binjai Community pun datang berkunjung untuk melihat keindahan mesjid ini. Berangkat pukul 15.00 wib dari Kota Binjai dan sampai di Mesjid Azizi ini kira-kira pukul 16.00 wib. Di areal Mesjid Azizi ini terdapat makam para Sultan dan Kerabatnya dari Kesultanan Langkat salah satunya adalah Pahlawan Nasional Republik Indonesia Tengku Amir Hamzah. Dan juga terdapat perpustakaan juga galeri tentang Kesultanan Langkat dan Tengku Amir Hamzah.


Dibeberapa kesempatan, di mesjid ini sering mengadakan acara Islami. Diantaranya lomba membaca Al Qur'an, lomba Shalawat Badar/Nasyid dan lain sebagainya. Setiap tahunnya juga di gelar acara untuk memperingati wafatnya Tuan Guru Syeikh Abdul Wahab Rokan di tempat ini. Mesjid Azizi ini juga menjadi lambang kemahsyuran Kesultanan Langkat Kala itu dan menjadi ikon untuk Kota Tanjung Pura saat ini. Nah jika anda akan melewati Kota Tanjung Pura. Maka sempatkanlah berkunjung sejenak ke Mesjid Azizi yang indah ini. Agar kita paham bahwa negeri kita Indonesia memiliki budaya yang beragam yang tak ternilai harganya.

SaLam Lestari...

SaLam Binjai Community (SBC)

Rumah Gerga,Rumah Raja Desa Lingga

By Setya50   Posted at   15:22   Wisata di sumatera utara No comments
Rumah Gerga, Rumah adat Di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara


salamsumu.blogspot.com
Di Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Tanah Karo terdapat sebuah Desa Budaya yang berama Desa Lingga. Didesa ini masih terdapat Rumah adat Karo yang masih berdiri hingga kini. Rumah adat ini didirikan sekitar tahun 1860 dan berjumlah  5 rumah adat saja. Rumah-rumah ini pun memiliki fungsi masing-masing selain sebagai tempat tinggal. Salah satunya adalah Rumah Gerga, rumah ini pun dijadikan sebagai istana bagi Raja Urung.

Hari sabtu, tanggal 31 Oktober 2015 tim SaLam Binjai Community pun memulai perjalanannya menuju Desa Lingga. Berangkat  pukul 09.00 wib dari Kota Binjai dan sampai di Desa Lingga pukul 12.40 wib. Kami menempuh jalur yaitu Kota Binjai-Diski-Medan Tuntungan-Berastagi-Kaban Jahe-Desa Lingga. Walaupun sempat mencari-cari jalan dahulu di Kaban Jahe, akhirnya kami pun sampai ditempat yang dituju. Disebuah Desa di Kaki Gunung Sinabung yang sejuk dan tenteram.


1. Sambil menunggu exis dulu hehe
2. PARA adalah tempat untuk meletakkan bumbu masakan
3. Berfoto bersama pengurus Rumah Gerga, Bapak Damson Tarigan
4. Rumah Gerga yang memiliki nilai arsitektur tinggi,yang harus dilestarikan

Sampai ditempat tujuan kami mengambil beberapa foto untuk di abadikan sambil mencari orang yang bisa menjelaskan tentang sejarah Rumah Adat Karo ini. Setelah menunggu beberapa menit, munculah seorang bapak dari dalam Rumah Gerga sambil memperhatikan kami. Dan tak lama kemudian kami menghampiri bapak tersebut dan berkenalan. Bapak tersebut bernama Damson Tarigan, beliau adalah pengurus Rumah Gerga ini. Beliau di amanatkan untuk menjaga dan  mengurus Rumah Adat tersebut. 

Sudah sembilan tahun bapak Damson Tarigan menjadi pengurus, dan harus melewati masa-masa sulit. Yaitu ketika Rumah adat ini hampir rubuh namun tidak ada dana bantuan untuk memperbaikinya. Akhirnya sekitar 3 tahun lalu ada bantuan dari World Monuments Funds (WMF) untuk memperbaiki dan memberdayakan  rumah adat ini sebagai sebuah monumen sejarah yang  sangat penting untuk kita ketahui dan lestarikan. Disini   kita bisa menggali ilmu pengetahuan baik di bidang seni dan budaya maupun sejarah.

Arsitektur rumah adat ini pun sudah dirancang untuk tahan dari guncangan gempa. Dibangun tanpa menggunakan paku sedikit pun, Rumah adat ini tetap berdiri kokoh di Kaki Gunung Sinabung yang saat ini pun masih erupsi.

Dari sini kita bisa berfikir, orang yang dahulu membangun rumah ini sudah memikirkan bagaimana membangun sebuah bangunan yang tahan untuk berdiri hingga beratus-ratus tahun. Kini kita bisa menyaksikan hasil jerih payah karya seni yang di buat oleh mereka. Dan patut lah kita bersyukur untuk hal tersebut dalam  menjaga  dan melestarikan monumen bersejarah ini agar jangan sampai punah.

Denah sederhana menuju Rumah Gerga Di Desa Lingga,Tanah Karo

Untuk akses jalan menuju ke Desa Lingga sudah sangat bagus. Biaya masuk ke tempat ini pun tidak ditentukan. Hanya biaya suka rela untuk membantu biaya perawatan Rumah Adat ini agar tetap lestari hingga ke anak cucu kita.Jadi kalau teman-teman berwisata ke Berastagi ataupun ke Kaban Jahe ayo berkunjung  ke Desa Budaya Lingga di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara.

SaLam Binjai Community

  

Air Terjun Saringgana

By Setya50   Posted at   15:59   Wisata di sumatera utara No comments


Banyak kalangan terutama tim-tim adventure sudah mengenal air terjun ini. Ya... benar inilah Air Terjun Saringgana. Air terjun ini kembali terkenal dan ramai dikunjungi setelah lima tahun tenggelam tak terdengar namanya. Setelah sebelumnya ditahun 2009-2010 air terjun ini pun menjadi hits untuk dikunjungi para petualang dan penikmat alam.

Awalnya di tahun 2004 tim GAPALATAS BINJAI  yang pada waktu itu melakukan camping di daerah Marike. Entah di sengaja atau tidak , menemukan air terjun ini dan menyebar dari mulut ke mulut hingga ramai dikunjungi.



Setelah lama terpendam dan tak terjamah lagi, di tahun 2014 lalu mulailah tim-tim adventure kembali menapakkan kaki di Air Terjun Saringgana ini termasuk teman-teman SBC (SaLam Binjai Community) . Air terjun Saringgana pun juga indah tebing-tebing yang menjulang tinggi pun mirip dengan tebing di Air terjun Sipiso-piso didesa Tongging . Debit air nya pun deras yang jatuh dari ketinggian 26-30 meter. 


Air terjun ini terletak di Desa Sulkam, Kecamatan Kutambaru, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Jika kita akan menuju tempat wisata Bukit Lawang, maka kita akan melewati pintu masuk Kecamatan Kutambaru (gerbang Marike) di sebelah kiri kita. 

Untuk jalur trekking ke Air terjun Saringgana ini dari Pos Parkir berkisar 25 menit sampai 35 menit. Dan jarak dari Kota Binjai ke Pos Parkir air terjun ini sekitar 2 jam lebih. Tergantung cuaca apakah hujan atau tidak. Jika sebelumnya jalur di basahi hujan maka waktu perjalanan akan lebih lama. Ini dikarenakan jalan menuju air terjun ini masih di dominasi dengan batu-batu dan lumpur. 

Jadi siapkan motor anda agar perjalanan tidak terhambat. Untuk mobil cantik disarankan tidak ketempat ini. Walaupun jalur berbatu dan berlumpur, tetapi disitulah letak keasikkan petualangannya untuk menuju ketempat yang indah yaitu Air Terjun Saringgana . Dan jangan buang sampah di tempat yang indah ini sebagai wujud peduli akan lingkungan yang sehat dan bermanfaat.

SaLam Lestari...
SBC (SaLam Binjai Community)


Taman Budaya Tengku Amir Hamzah

By Setya50   Posted at   16:00   Wisata di sumatera utara No comments

salamsumu.blogspot.com

Tengku Amir Hamzah adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia yang lahir di Kota Tanjung Pura Langkat,Sumatera Utara pada tanggal 28 Februari 1911.Lahir di dalam  Kesultanan Langkat  beliau merupakan salah satu penerus Kesultanan ini.Namun karena terjadi konflik Sosial tahun 1946 di Sumatera Utara, beliau akhir nya wafat dalam peristiwa tersebut.






Dalam sejarah hidupnya,beliau dikenal sebagai sastrawan yang mahsyur pada jamannya.Menerbitkan puisi-puisi yang romantis,kaya akan cinta kasih .Baik untuk orang-orang yang di kasihi nya,lingkungannya dan lain lain.Beliau juga termasuk sastrawan periode Pujangga Baru. Sepeninggal beliau ,karyanya masih diterbitkan. Salah satu bait yang terkenal adalah

"Biarlah daku tinggal disini"
"Sentosa diriku disunyi sepi"
"Tiada berharap tiada berminta"
"Jauh dunia di sisi dewa"

Bait puisi tersebut tertulis di batu nisan beliau yaitu di area pemakaman Mesjid Azizi Tanjung Pura.






Dan untuk menghormati jasa-jasa beliau.Pemerintah Kabupaten Langkat pun mendirikan Taman Budaya Tengku Amir Hamzah.Sebuah taman yang terdiri dari beberapa bangunan ,Teater,dan taman.Bangunan yang berdiri ini dibuat untuk menempatkan perjalanan hidup beliau dan karyanya dan juga budaya dari Kabupaten Langkat.Teater yang dibuatpun untuk menampilkan hasil karya seni maupun acara pagelaran seni lainnya .Taman yang dibuat ,diharapkan menjadi tempat inspirasi agar timbul ide-ide membuat puisi yang bagus dan karya yang lainnya.





Tempat ini pun cocok untuk mengisi liburan bersama keluarga,baik refreshing maupun liburan yang mengedukasi kita.Taman ini terletak di kota Stabat,sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Langkat.Jika Anda akan melakukan perjalanan ke Aceh ataupun dari Aceh menuju Kota Medan.Tidak ada salahnya untuk singgah ke Taman Budaya Tengku Amir Hamzah ini.

SaLam Lestari...

Pengibaran Bendera Merah Putih Didalam Air SaLam Binjai Community

By Setya50   Posted at   15:20   sumatera utara No comments



 
salamsumu.blogspot.com

Merdeka...!!! Merdeka...!!!Merdeka...!!!
Yaa tanggal 17 Agustus 2015 ini ,Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merayakan Hari Jadi yang ke 70.Tak terasa sudah 70 tahun negeri yang saya juluki "Negeri Indah , Sejuta Keajaiban Alam" ini berdiri.Sejak di Proklamirkan Kemerdekaan  Negara Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.Dengan penuh perjuangan melawan penjajahan selama tiga setengah abad lebih untuk menjadi sebuah negara yang merdeka.Akhirnya, rakyat Indonesia yang bersatu padu dari kalangan atas hingga kalangan yang tak berpunya mendapatkan Kemerdekaan tersebut.Walau harus mengorbankan nyawa ,harta,dan keluarga hanya untuk kemerdekaan negeri ini.


Saat ini kita telah merdeka,tanpa harus melawan penjajah lagi.Untuk itu kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para Pahlawan baik yang telah tiada maupun yang masih hidup hingga saat ini.Dengan mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan yang bermanfaat.Baik bagi diri kita maupun bagi orang lain.Sehingga pengorbanan para Pahlawan tiada sia-sia.


Setelah pada tanggal 17 Agustus 2014 yang lalu,tim SaLam Binjai Community ikut melakukan pengibaran bendera di Puncak Gunung Sibayak.Maka di tahun ini tim memiliki ide untuk mengibarkan bendera Sang Merah Putih di dalam air.Dan akhirnya ide tersebut sukses dilaksanakan.Walau harus kesulitan dalam melakukan pengibarannya.Namun itu tak seberapa dengan pengorbanan yang dilakukan para Pahlawan Kemerdekaan.

Walaupun kegiatan ini terbilang biasa , namun bagi kami hal ini sangatlah spesial dan memiliki arti sangat penting.Bukan hanya melakukan pengibaran bendera kebangsaan secara terlihat. Tetapi juga bagaimana kita mengibarkan bendera kebanggaan kita agar dapat berkibar selalu dalam hati kita dimana pun kita berada. Dan perasaan inilah yang membuat kegiatan ini sangat berarti.

Selamat ulang tahun IndonesiaKu...
Semoga kegiatan yang bermanfaat dapat kami lakukan Untuk Majunya Negeri ini...

Merdeka...!!! Merdeka...!!! Merdeka...!!!

SaLam Lestari.....
SBC


 

Back to top ↑
Connect with Us

What they says

Terima kasih..
telah mengunjungi blog sederhana ini.

berkomentar dengan baik dan sopan adalah budaya negeri kita, Indonesia.

jika ingin bergabung ataupun bekerja sama, silahkan ke fb page kita : SahabatAlam

Dan untuk shared artikel dan foto jangan lupa sertakan Link blog ini

About Our Blog

© 2013 Keindahan Wisata Alam Sumatera Utara . WP Mythemeshop Converted by Bloggertheme9
Blogger templates . Powered by Blogger .